Bisnis kuliner dengan cita rasa Korea semakin digemari di Indonesia. Salah satu merek yang mencuri perhatian adalah Kkuldak, yang menawarkan cemilan honey chicken dengan rasa unik. Nama Kkuldak sendiri berasal dari bahasa Korea, di mana kkul berarti madu dan dak berarti ayam. Menu andalan mereka, ayam madu, memiliki perpaduan rasa manis, asin, dan gurih yang disajikan dalam satu cangkir, membuat pelanggan ketagihan. Berbagai varian rasa lain seperti sweet and sour, spicy, dan peanut karage juga tersedia, di samping menu lain seperti tteokbokki dan kentang goreng.
Didirikan oleh Cho Dong Min, ketua Korea Franchise Association, Kkuldak beroperasi di bawah naungan DaeDae FC Co., Ltd. yang telah berdiri selama 28 tahun. Dengan hampir 200 gerai di Korea, Kkuldak juga telah melebarkan sayapnya ke Indonesia, Tiongkok, Singapura, dan Vietnam. Pemegang hak waralaba di Indonesia adalah Lydia Sani dari PT Hanabell Indomarga. Keberhasilan merek ini dibuktikan dengan penghargaan Franchise Business Award pada tahun 2013 dan 2014, serta sertifikasi ISO dan HACCP versi Korea.

Kkuldak sendiri mendapatkan 2,400 pencarian untuk kata kunci “kkuldak”, sedangkan untuk kata kunci “kkuldak terdekat” mereka mendapatkan sebesar 170 pencarian bulanan.
Baca juga: Peluang Bisnis Franchise McDonald’s: Apakah Masih Menjanjikan di 2025?
Baca juga: Investasi Franchise Richeese Factory, Layak Dicoba?
Mengapa Memilih Franchise Kkuldak?
Kkuldak menghadirkan konsep bisnis yang menarik dan disesuaikan dengan budaya Indonesia. Berbeda dengan konsep take and go yang umum di Korea, gerai Kkuldak di Indonesia mengusung konsep hang out place yang menargetkan remaja dan masyarakat yang gemar bersosialisasi atau “nongkrong”. Konsep ini memungkinkan gerai Kkuldak menjadi tempat favorit bagi pelanggan untuk menikmati waktu luang sambil menyantap cemilan lezat.
Selain konsep yang unik, berinvestasi di franchise Kkuldak juga memerlukan modal yang cukup besar. Biiaya untuk satu outlet semi counter adalah sekitar Rp 350 juta, sementara untuk format restoran biayanya mencapai Rp 1 miliar. Besarnya modal ini sebanding dengan bahan dan bumbu yang didatangkan langsung dari Korea.
Peluang Bisnis Kuliner Fleksibel dengan Ralali Food
Meskipun waralaba Kkuldak menawarkan daya tarik tersendiri, investasi yang signifikan mungkin menjadi kendala bagi sebagian orang. Jika Anda mencari peluang bisnis kuliner dengan modal yang lebih fleksibel dan ingin menghindari kerumitan operasional dapur, Anda bisa mempertimbangkan solusi inovatif dari Ralali Food dan produk andalannya, Mina Soku.
Ralali Food adalah pabrik makanan yang memegang hak paten dalam teknologi retort, sebuah metode pengawetan yang membuat makanan dapat bertahan hingga 12 bulan pada suhu ruangan tanpa memerlukan bahan pengawet atau pendinginan. Produk unggulan mereka, Mina Soku, dirancang khusus untuk mendukung efisiensi bisnis di segmen F&B dan HoReCa (Hotel, Restoran, Kafe).
Berikut adalah beberapa keuntungan utama menggunakan produk Mina Soku:
- Mengatasi Tantangan Industri: Mina Soku membantu mengatasi tantangan umum di industri kuliner seperti tingginya food waste , inkonsistensi rasa , dan proses penyajian yang lama.
- Efisiensi Operasional: Anda bisa menyajikan makanan berkualitas tinggi tanpa dapur besar, koki profesional, atau investasi yang mahal.
- Penyimpanan Mudah: Produk ini tidak memerlukan freezer atau kulkas, sehingga lebih hemat biaya dan dapat disimpan pada suhu ruangan hingga 12 bulan.
- Kualitas dan Rasa Konsisten: Terdapat lebih dari 100 varian menu yang dibuat dengan bahan berkualitas tinggi, bebas pengawet, dan 100% halal.
- Potensi Keuntungan Tinggi: Anda bisa mendapatkan margin keuntungan hingga 50%. Sebagai contoh, modal untuk menu nasi rendang bisa sekitar Rp 20.000, sementara harga jualnya dapat mencapai Rp 35.000, memberikan keuntungan sekitar Rp 15.000 per porsi.
Selain untuk bisnis HoReCa, Ralali Food juga membuka peluang bagi Anda yang ingin menjadi distributor produk Mina Soku dan Lanana. Skema ini memungkinkan Anda mendapatkan margin hingga 20% tanpa perlu memiliki dapur.
Pilihan Tepat untuk Meraih Keuntungan Kuliner
Berinvestasi di franchise Kkuldak adalah pilihan yang menarik, terutama dengan konsepnya yang unik dan popularitasnya di kalangan anak muda. Namun, bagi Anda yang mencari alternatif dengan modal yang lebih fleksibel, Ralali Food dengan produk Mina Soku menawarkan solusi yang praktis dan efisien. Dengan investasi yang lebih rendah, Anda bisa memulai bisnis F&B yang menguntungkan tanpa harus memikirkan kerumitan operasional dapur, biaya freezer yang tinggi, atau inkonsistensi rasa. Ini adalah kesempatan untuk berbisnis di sektor kuliner secara cerdas dan berkelanjutan.