Menu Close

Mau Buka Gerai Shihlin? Ini Rincian Modal Usaha dan Keuntungannya

Mau Buka Gerai Shihlin? Ini Rincian Modal Usaha dan Keuntungannya

Shihlin Taiwan Street Snacks adalah salah satu merek makanan ringan yang sangat populer di Indonesia. Dikenal dengan menu andalannya seperti XXL Crispy Chicken dan Oyster Mee Sua, merek ini telah berhasil membangun reputasi yang kuat sejak beroperasi di Indonesia pada tahun 2007 di bawah naungan PT Jaya Wira Jerindo (Tribina Group). Kehadiran gerai Shihlin di berbagai pusat perbelanjaan dan lokasi strategis seringkali menarik minat banyak calon pengusaha untuk membuka franchise-nya. Namun, apakah peluang ini masih terbuka lebar?

Berdasarkan data pencarian, kata kunci “shihlin” memiliki rata-rata 33.100 pencarian bulanan, sebuah angka yang membuktikan daya tarik merek yang kuat. Selain itu, pencarian untuk “shihlin terdekat” mencapai 12.100 per bulan, menunjukkan bahwa konsumen masih cukup aktif mencari lokasi gerai untuk bisa menikmati produknya. Tingginya volume pencarian ini mengindikasikan basis konsumen yang besar dan loyal, menjadikan Shihlin pilihan bisnis yang menjanjikan bagi calon investor.

Bagi Anda yang bertanya-tanya tentang cara dan biaya menjadi mitra Shihlin Taiwan Street Snacks, ada kabar penting yang perlu diketahui. Pihak manajemen secara resmi menyatakan bahwa saat ini, mereka tidak membuka peluang franchise atau kemitraan di Indonesia. Meskipun begitu, mereka tetap terbuka untuk menyimpan informasi dari pihak yang tertarik untuk keperluan di masa mendatang. 

Baca juga: Peluang Bisnis Franchise McDonald’s: Apakah Masih Menjanjikan di 2025?

Baca juga: Investasi Franchise Richeese Factory, Layak Dicoba?

Investasi dan Analisis Keuangan Membuka Franchise Shihlin

Sebelumnya, Shihlin pernah menawarkan peluang waralaba dengan investasi awal sekitar Rp 700 juta. Angka ini mencakup berbagai komponen penting, seperti desain interior, peralatan masak, booth, bahan baku awal, dan alat promosi. Selain itu, ada juga biaya royalti sebesar 5% dari omzet bulanan yang harus dibayarkan kepada pihak franchisor.

Untuk menganalisis potensi keuntungan, penting untuk memahami perhitungan Break-Even Point (BEP). Analisis ini melibatkan biaya investasi awal, biaya operasional, dan proyeksi pendapatan. Biaya operasional mencakup sewa tempat, gaji karyawan, bahan baku, utilitas, dan biaya harian lainnya. Sementara itu, pendapatan sangat bergantung pada penjualan harian, lokasi strategis, dan keunikan produk yang ditawarkan.

Sebagai ilustrasi, jika investasi awal adalah Rp 700 juta dan keuntungan bersih bulanan yang diharapkan mencapai Rp 30 juta, maka BEP dapat tercapai dalam sekitar 24 bulan atau 2 tahun. Perlu diingat, angka ini hanya proyeksi dan dapat berbeda tergantung pada kondisi aktual di lapangan.

Peluang Bisnis Kuliner Fleksibel dengan Ralali Food

Meskipun franchise Shihlin Taiwan Street Snacks tidak tersedia saat ini, Anda tidak perlu khawatir. Masih ada banyak peluang bisnis di sektor F&B yang menawarkan kemitraan dengan investasi yang lebih fleksibel. Jika Anda mencari solusi yang tidak memerlukan modal besar atau kerumitan operasional dapur, Ralali Food menghadirkan alternatif yang inovatif.

Ralali Food adalah perusahaan makanan yang fokus pada produk siap saji dan siap santap. Mereka memiliki hak paten dalam teknologi retort, sebuah metode pengawetan yang membuat makanan dapat bertahan hingga 12 bulan pada suhu ruangan tanpa memerlukan bahan pengawet atau pendinginan. Produk unggulan mereka, Mina Soku, dirancang khusus untuk mendukung efisiensi bisnis di segmen HoReCa (Hotel, Restoran, Kafe).

Berikut adalah sejumlah keuntungan yang ditawarkan oleh Mina Soku:

  • Efisiensi dan Penghematan Biaya: Anda bisa menyajikan makanan berkualitas tinggi tanpa dapur besar, koki profesional, atau investasi mahal pada peralatan dan freezer.
  • Rasa Konsisten: Dengan lebih dari 100 varian menu, Mina Soku menjamin cita rasa otentik dan konsisten di setiap sajian.
  • Tahan Lama dan Praktis: Produk ini dapat disimpan hingga 12 bulan pada suhu ruangan, membantu mengurangi food waste yang tinggi dan menghemat biaya.
  • Keuntungan Maksimal: Produk ini menawarkan potensi margin keuntungan hingga 50%. Sebagai contoh, modal untuk menu nasi rendang bisa sekitar Rp 20.000 (termasuk nasi dan pelengkap), dan harga jualnya dapat mencapai Rp 35.000, memberikan keuntungan Rp 15.000 per porsi.

Ralali Food juga membuka peluang bagi Anda yang ingin menjadi distributor produk Mina Soku dan Lanana. Skema ini memungkinkan Anda mendapatkan margin hingga 20% tanpa perlu memiliki dapur.

Menentukan Langkah Selanjutnya di Industri Kuliner

Saat ini, peluang untuk membuka franchise Shihlin Taiwan Street Snacks di Indonesia tidak tersedia. Meskipun demikian, Anda tetap bisa berkolaborasi dengan mereka melalui merek lain yang Anda miliki. Namun, jika Anda mencari jalan lain untuk sukses di industri kuliner,Ralali Food dengan produk Mina Soku menawarkan solusi yang praktis dan efisien. Dengan investasi yang lebih fleksibel, Anda bisa memulai bisnis F&B tanpa harus memikirkan kerumitan operasional dapur, biaya freezer yang tinggi, atau inkonsistensi rasa. Ini adalah kesempatan untuk berbisnis di sektor kuliner secara cerdas dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *