Menu Close

6 Contoh Makanan Darurat Terbaik yang Bisa Anda Stok untuk Jaga-jaga

6 Contoh Makanan Darurat Terbaik yang Bisa Anda Stok untuk Jaga-jaga
6 Contoh Makanan Darurat Terbaik yang Bisa Anda Stok untuk Jaga-jaga

6 Contoh Makanan Darurat Terbaik yang Bisa Anda Stok untuk Jaga-jaga

Makanan darurat untuk stok rumah sering terlihat seperti hal kecil, sampai hari ketika Anda benar-benar membutuhkannya. Listrik padam, hujan ekstrem, akses jalan terganggu, atau Anda sedang sakit dan sulit memasak seperti biasa.

Tujuan stok darurat bukan untuk mengganti pola makan harian. Tujuannya sederhana: memastikan Anda tetap bisa makan dengan aman, cukup, dan cepat ketika situasi tidak normal. Karena itu, makanan darurat yang baik biasanya tahan simpan, mudah dibagi per porsi, dan bisa disiapkan tanpa alat masak lengkap.

Di tengah kebiasaan lama yang mengandalkan mie instan, sekarang ada opsi lain yang lebih seimbang. Ada makanan retort, yaitu makanan yang diproses dengan pemanasan dan tekanan tinggi dalam kemasan tertutup, sehingga bisa tahan lama di suhu ruang. Beberapa produk retort dibuat agar bisa siap santap, atau cukup dihangatkan, termasuk dengan air panas.

Kenapa Anda perlu makanan darurat di rumah

Banyak orang merasa aman karena bisa pesan makanan lewat aplikasi. Masalahnya, layanan pesan antar bisa terganggu saat cuaca buruk atau kondisi tertentu, dan tidak semua rumah punya cadangan bahan masak yang siap diolah.

Selain bencana besar, ada juga darurat kecil yang sering terjadi. Misalnya gas habis malam-malam, kompor bermasalah, atau Anda tidak enak badan. Di situ, makanan yang bisa langsung diambil dari rak dan disajikan cepat membantu menjaga ritme makan di rumah.

program makan bergizi ralalifood

Manfaat yang paling terasa

  • Anda tidak perlu panik belanja saat situasi ramai.
  • Anda tetap punya opsi makan saat tidak bisa memasak.
  • Anda lebih mudah menjaga energi, terutama untuk keluarga dengan anak atau lansia.

Ciri-ciri makanan yang cocok untuk kondisi darurat

Sebelum masuk ke daftar 6 contoh, ada baiknya Anda mengenali ciri-ciri makanan darurat yang masuk akal. Ini akan membantu Anda memilih produk apa pun, bukan hanya merek tertentu.

1) Tahan simpan dan tidak bergantung freezer

Makanan yang aman di suhu ruang lebih aman untuk cadangan. Jika Anda menyimpan frozen food, simpan sebagai tambahan saja, karena freezer bergantung pada listrik.

2) Persiapan minimal

Idealnya, Anda hanya butuh air panas atau pemanasan singkat. Semakin sedikit langkah, semakin mudah dijalankan saat Anda lelah.

3) Ada opsi berprotein

Protein membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Stok darurat yang hanya karbohidrat cepat sering membuat Anda cepat lapar lagi.

4) Mudah dibagi per porsi

Produk dengan porsi jelas memudahkan pembagian makanan. Ini penting jika Anda harus mengatur makanan untuk beberapa orang.

Profil singkat Ralali sebagai produsen Lanana

Ralali mengembangkan lini Ralali Food yang berfokus pada makanan siap saji dengan proses penyajian yang ringkas. Di dalamnya ada Lanana, produk makanan instan ready-to-eat yang dirancang untuk kebutuhan aktivitas cepat, termasuk untuk perjalanan dan stok darurat di rumah. Informasi resmi Lanana menekankan teknologi retort, masa simpan panjang hingga 12 bulan, serta penyimpanan di suhu ruang tanpa perlu kulkas, dengan anjuran menyimpan di tempat sejuk dan kering. Lanana juga diposisikan sebagai makanan yang praktis karena cukup menuangkan air panas sampai batas yang tertera, lalu menunggu sekitar 10 menit sampai nasi siap dimakan. Pada seri tertentu, Lanana hadir sebagai paket nasi dan lauk, sehingga Anda bisa mendapatkan porsi makan yang terasa lebih lengkap tanpa proses memasak panjang.

6 contoh makanan darurat terbaik untuk stok rumah

Daftar di bawah ini dibuat untuk kebutuhan rumah tangga. Anda bisa memilih semua, atau memilih beberapa yang paling cocok dengan kondisi rumah, preferensi rasa, dan ruang penyimpanan.

1) Makanan instan berprotein seperti Lanana

Jika Anda ingin stok darurat yang praktis tetapi tetap terasa seperti makanan lengkap, pilihan yang pertama bisa berupa makanan retort berprotein. Retort adalah metode pengolahan yang membuat makanan tahan simpan dalam kemasan kedap, sehingga cocok disimpan di rak dapur.

Pada Lanana, cara penyajian dibuat sederhana. Anda cukup menyiapkan air panas, menuangkan sampai batas, lalu menunggu sekitar 10 menit. Anda tidak perlu memasak di panci berisi air mendidih. Setelah itu, nasi sudah siap dimakan. Untuk varian tertentu, lauk seperti daging atau ayam juga sudah matang dan siap santap, sehingga Anda tinggal memanaskan atau menghangatkan sesuai kenyamanan.

Jenis stok ini terasa cocok saat Anda butuh makanan cepat, tetapi tidak ingin hanya mengandalkan mie instan tanpa protein.

  • Simpan beberapa varian rasa untuk rotasi.
  • Pasangkan dengan air minum dan tisu basah agar lebih praktis.
  • Jika memungkinkan, simpan juga sendok lipat dan termos air panas di kotak yang sama.

2) Makanan retort siap saji seperti Minasoku

Minasoku juga termasuk kategori makanan siap saji dari Ralali Food yang menekankan efisiensi penyajian. Informasi resminya menyebut produk bisa disimpan di suhu ruang hingga 12 bulan tanpa memerlukan bahan pengawet, dan disarankan dihindarkan dari sinar matahari langsung.

Untuk cara penyajian, Minasoku disebut bisa disajikan langsung, dipanaskan dengan microwave, atau dipanaskan dengan air panas. Ini membuatnya masuk akal untuk stok darurat, karena Anda bisa menyesuaikan dengan kondisi alat yang tersedia di rumah.

Dalam konteks rumah tangga, Minasoku bisa menjadi “lauk darurat” yang tinggal dipadankan dengan nasi instan siap seduh atau karbohidrat lain yang mudah.

3) Air minum kemasan dan minuman elektrolit

Ini bukan makanan, tetapi sering menjadi penentu. Tanpa air, makanan apa pun jadi sulit. Air minum kemasan membantu saat air rumah mati atau kualitas air sedang meragukan.

Minuman elektrolit bisa berguna untuk kondisi tertentu, misalnya saat Anda atau anggota keluarga sedang kurang fit. Namun, tidak wajib untuk semua orang.

  • Prioritaskan air minum kemasan yang mudah ditumpuk.
  • Jika rumah berisi beberapa orang, simpan dalam jumlah yang realistis untuk 2 sampai 3 hari.

4) Biskuit, roti tahan simpan, dan makanan kering berkalori

Makanan kering biasanya paling mudah disimpan. Anda bisa memakannya tanpa alat. Ini cocok untuk kondisi darurat singkat, atau sebagai pengganjal saat menunggu makanan utama.

Namun, makanan kering sering rendah protein. Karena itu, anggap ini sebagai pendamping, bukan menu tunggal untuk berhari-hari.

  • Biskuit tawar atau biskuit berkalori.
  • Roti kemasan tahan simpan.
  • Sereal kering atau granola dalam kemasan rapat.

5) Ikan kaleng atau lauk kaleng siap santap

Lauk kaleng adalah pilihan yang sering diremehkan. Padahal ini salah satu sumber protein yang paling praktis dan tahan lama. Anda bisa memakannya bersama roti, biskuit, atau nasi instan.

Yang perlu diperhatikan adalah alat pembuka kaleng. Pastikan ada pembuka kaleng manual di kotak darurat Anda.

  • Siapkan beberapa varian rasa agar tidak cepat bosan.
  • Simpan sendok sekali pakai atau sendok lipat.

6) Mie instan, tetapi dengan aturan pakai

Mie instan tetap layak ada di stok darurat. Ia murah, familiar, dan mudah disimpan. Namun, mie instan sebaiknya tidak menjadi satu-satunya sumber energi karena sering minim protein jika dimakan tanpa tambahan.

Aturan sederhana yang bisa Anda pakai adalah ini: jika Anda makan mie instan, pasangkan dengan sumber protein yang juga tahan simpan. Misalnya ikan kaleng, kacang-kacangan, atau lauk siap saji.

Selain itu, pastikan Anda punya cara membuat air panas. Termos air panas sering lebih berguna daripada mengandalkan dapur lengkap, terutama saat listrik dan kondisi rumah tidak stabil.

Cara menyusun stok darurat agar tidak menumpuk dan kedaluwarsa

Stok darurat sering gagal karena disimpan lalu dilupakan. Solusinya bukan membeli lebih banyak. Solusinya adalah membuat sistem yang ringan.

Gunakan prinsip FIFO

FIFO adalah first in, first out. Barang yang masuk duluan dipakai duluan. Cara paling mudah menjalankannya adalah menaruh stok baru di belakang, stok lama di depan.

Buat jadwal cek bulanan

Anda tidak perlu terlalu detail. Cukup luangkan 10 menit, satu kali dalam sebulan.

  • Cek tanggal kedaluwarsa.
  • Cek kemasan penyok, bocor, atau menggembung.
  • Pindahkan item yang mendekati kedaluwarsa ke dapur harian.
  • Ganti item yang sudah terpakai pada belanja berikutnya.

Jika rumah Anda punya kebiasaan makan tertentu, masukkan stok darurat sebagai bagian dari menu biasa. Misalnya satu kali dalam seminggu, Anda sengaja pakai satu menu retort atau satu lauk kaleng. Ini membuat stok selalu segar dan Anda juga jadi familiar dengan cara penyajiannya.

Peralatan kecil yang sering menentukan suksesnya stok darurat

Makanan darurat terasa praktis jika ekosistemnya lengkap. Anda tidak perlu banyak alat. Tetapi beberapa alat kecil bisa membuat pengalaman jauh lebih mudah.

  • Termos air panas.
  • Sendok dan garpu lipat.
  • Pembuka kaleng manual.
  • Tisu basah dan kantong sampah.
  • Snack berkalori seperti energy bar dan kacang-kacangan sebagai cadangan.

Jika Anda memiliki anak kecil, tambahkan sendok kecil cadangan dan botol minum. Jika ada lansia, pastikan ada makanan yang teksturnya lebih lembut dan mudah ditelan.

Penutup

Stok makanan darurat yang baik bukan tentang menimbun. Ini tentang menyiapkan pilihan yang masuk akal, yang bisa Anda jalankan saat kondisi tidak ideal. Mulai dari yang paling dasar, seperti air minum dan makanan kering, lalu lengkapi dengan sumber protein dan makanan siap saji yang prosesnya sederhana.

Jika Anda ingin stok yang terasa lebih lengkap dibanding mie instan saja, makanan retort berprotein seperti Lanana dan Minasoku bisa menjadi salah satu opsi. Kelebihannya ada pada penyajian yang mudah dengan air panas, tanpa perlu memasak di air mendidih, dan lauknya sudah matang sehingga siap santap setelah dihangatkan sesuai kebutuhan.

Yang paling penting, susun stok dengan rapi dan lakukan rotasi. Dengan begitu, Anda tidak hanya merasa siap, tetapi benar-benar siap ketika situasi tidak terduga terjadi.

1 Comment

  1. Pingback:Menjaga Asa dengan Makanan Darurat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *