Iklan Alibaba untuk ekspor bisa membantu listing tampil di hasil pencarian saat buyer mengetik keyword tertentu.
Namun iklan bukan obat untuk semua masalah. Jika listing tidak jelas, iklan hanya mempercepat orang “salah” untuk datang. Biaya klik naik, inquiry tetap lemah. Pada awalnya, banyak seller langsung menaikkan bid, alih-alih memperbaiki mapping keyword dan kesiapan listing terlebih dulu.
Di Alibaba, Keyword Advertising adalah iklan berbasis keyword. Produk Anda bisa tampil saat buyer mencari keyword terkait, dan biayanya pay-per-click, artinya Anda hanya membayar saat buyer klik iklan tersebut. [web:190]
Memahami KWA dan istilah dasar ROI
KWA (Keyword Advertising) adalah sistem iklan yang menempatkan produk Anda di hasil pencarian untuk keyword tertentu. Alibaba juga punya tools seperti Keywords Trends untuk melihat keyword populer dan membantu optimasi posting produk serta KWA. [web:190][web:74]
Definisi singkat istilah yang akan dipakai
- CPC: cost per click, biaya per klik.
- Budget harian: batas biaya iklan per hari.
- Bid: angka yang Anda “tawar” untuk suatu keyword.
- ROI: return on investment, hasil dibanding biaya.
- Qualified inquiry: inquiry yang relevan dan punya data cukup untuk lanjut ke quotation.
Di B2B, ROI sering tidak instan. Buyer bisa bertanya hari ini, lalu closing minggu depan. Karena itu, Anda butuh cara ukur yang realistis.
Bedakan tujuan: exposure vs inquiry berkualitas
Sebelum membuat kampanye, tentukan tujuan utama. Dua tujuan ini berbeda, dan cara setting-nya juga berbeda.
Tujuan 1: exposure untuk produk flagship
Flagship berarti produk utama yang ingin Anda dorong. Biasanya margin dan ketersediaan stoknya paling aman.
Tanda tujuan exposure cocok:
- Anda sudah punya listing yang rapi dan mudah dipahami.
- Produk punya pasar yang luas dan pencarian cukup besar.
- Anda siap menerima volume click yang lebih besar.
Tujuan 2: inquiry berkualitas untuk closing
Jika tujuan Anda closing, Anda perlu traffic yang lebih tepat sasaran. Kadang click lebih sedikit, tetapi inquiry lebih “berisi”.
Tanda tujuan inquiry berkualitas cocok:
- Produk spesifik, teknis, atau butuh spesifikasi detail.
- Anda ingin buyer yang benar-benar siap membeli.
- Tim follow-up terbatas, jadi perlu inquiry yang lebih rapi.
Jika Anda mencampur dua tujuan dalam satu kampanye, hasilnya sering membingungkan. Pisahkan dari awal.
Struktur kampanye yang rapi
Struktur yang rapi membuat Anda mudah menganalisis mana yang boros dan mana yang menghasilkan.
Struktur per kategori produk
Gunakan struktur ini jika Anda punya beberapa lini produk yang berbeda.
- Kampanye A: kategori utama 1.
- Kampanye B: kategori utama 2.
- Kampanye C: produk flagship.
Struktur per margin
Ini berguna jika sebagian produk margin tipis, sebagian margin lebih lebar.
- Kampanye margin tinggi: bid lebih agresif, karena ruang biaya lebih besar.
- Kampanye margin tipis: bid konservatif, keyword lebih sempit.
Struktur per negara target
Jika Anda serius menarget negara tertentu, pemisahan negara memudahkan kontrol biaya dan pesan.
- Kampanye negara 1: keyword dan penawaran disesuaikan kebiasaan buyer negara tersebut.
- Kampanye negara 2: keyword varian, use case, dan spesifikasi yang umum di sana.
Anda tidak harus memakai semua struktur sekaligus. Pilih satu yang paling mudah bagi tim Anda.
Riset keyword dan mapping ke listing
Riset keyword di Alibaba tidak hanya tentang keyword besar. Dalam B2B, keyword “use case” sering menghasilkan inquiry yang lebih jelas.
Alibaba menyediakan Keywords Trends yang bisa dipakai untuk menemukan keyword populer dan membantu optimasi product postings serta KWA. [web:74]
Tiga jenis keyword yang perlu Anda siapkan
- Keyword inti: nama produk utama yang paling umum.
- Keyword varian: ukuran, material, grade, atau model.
- Keyword use case: untuk industri, aplikasi, atau kebutuhan tertentu, misalnya “for packaging” atau “industrial”.
Aturan mapping sederhana
Mapping berarti “keyword ini membawa buyer ke listing yang tepat”. Ini penting agar click tidak terbuang.
- Jika keyword menyinggung material tertentu, landing harus listing dengan material itu.
- Jika keyword menyinggung ukuran, listing harus menampilkan ukuran di atribut dan foto.
- Jika keyword menyinggung industri, deskripsi harus menjelaskan konteksnya.
Jika satu listing dipaksa untuk semua keyword, buyer akan bingung. Conversion turun.
Budget dan bid bertahap: uji kecil lalu scale
KWA memungkinkan Anda mengatur budget. Gunakan itu untuk menguji tanpa panik.
Langkah uji 7 hari
- Pilih 5 sampai 15 keyword yang paling relevan.
- Set budget harian kecil yang aman untuk diuji.
- Gunakan 1 sampai 3 listing yang paling siap sebagai landing.
- Catat hasil per keyword, bukan hanya hasil total.
Aturan stop-loss harian
Stop-loss berarti Anda punya batas rugi untuk mencegah biaya lari.
- Jika keyword menghabiskan budget tanpa inquiry, turunkan bid atau hentikan sementara.
- Jika keyword banyak click tetapi inquiry tidak relevan, perbaiki mapping atau sempitkan keyword.
- Jika inquiry relevan muncul, pertahankan dan lanjutkan uji 14 sampai 30 hari.
Stop-loss membuat keputusan lebih tenang. Tim tidak “menambal” dengan menaikkan bid tanpa arah.
Ralali Group adalah ekosistem B2B asal Indonesia yang berdiri sejak 2013. Ralali.com berkolaborasi dengan Alibaba.com untuk meluncurkan International Ralali Pavilion, yang dibuka dengan hadirnya Ralali Pavilion Alibaba.com. Tujuannya memberi akses sourcing global yang lebih efisien dan transparan bagi pelaku B2B Indonesia, sambil tetap mengikuti regulasi perdagangan Indonesia. Alibaba.com berperan sebagai platform partner untuk akses supplier internasional, dan kami berperan sebagai local operation partner yang membantu eksekusi operasional di Indonesia end-to-end proses bisnis B2B yang biasanya tidak cukup hanya online. Dalam praktiknya, saat traffic meningkat, tantangan berikutnya adalah kualitas inquiry dan kesiapan transaksi. Fokus local operation kami meliputi penguatan proses pengadaan lintas negara dan kesiapan transaksi B2B. Jadi, bagi kami, iklan yang baik adalah iklan yang selaras dengan proses: keyword tepat mengarah ke listing yang jelas, inquiry ditangani cepat, dan tim bisa mengunci ringkasan order tanpa kebingungan.
Evaluasi performa: dari click sampai closing
Di B2B, Anda butuh “funnel” sederhana agar tidak tersesat di angka click.
Funnel yang mudah dipantau
- Click: apakah keyword menarik buyer yang tepat.
- Inquiry: apakah listing cukup jelas untuk memicu pertanyaan.
- Qualified inquiry: apakah buyer memberi data yang bisa dipakai untuk quotation.
- Closing: apakah inquiry berubah menjadi PO atau transaksi nyata.
Kapan optimasi listing vs optimasi iklan
Gunakan aturan praktis ini:
- Jika click tinggi tetapi inquiry rendah, optimasi listing dulu (judul, atribut, foto, MOQ, lead time).
- Jika inquiry ada tetapi tidak qualified, perjelas spesifikasi dan batasan di listing, lalu rapikan keyword use case.
- Jika qualified inquiry ada tetapi closing rendah, masalah biasanya di follow-up, quotation, atau kesiapan transaksi.
- Jika semua bagus tetapi biaya tinggi, optimasi iklan: kurangi keyword terlalu luas dan fokus ke keyword yang paling “niat beli”.
Anda bisa memperlakukan iklan sebagai alat penguji. Saat satu set keyword terbukti menghasilkan qualified inquiry, baru scale dengan tenang.
Penutup
KWA di Alibaba bekerja dengan model pay-per-click. Anda membayar saat buyer klik. Ini membuat iklan mudah diuji, tetapi juga mudah boros jika keyword dan listing tidak selaras. [web:190]
Mulailah dari tujuan yang jelas. Susun kampanye dengan struktur yang rapi. Lakukan riset keyword dan mapping ke listing. Jalankan budget bertahap dengan stop-loss. Lalu ukur dari click sampai closing. Dengan cara ini, traffic berbayar bisa menjadi alat pertumbuhan yang terkendali, bukan sumber biaya yang membuat tim stres.

It’s so true that just increasing the bid doesn’t always fix low-quality inquiries. It’s crucial to have a well-mapped keyword strategy and a solid product listing before you even think about increasing your budget. Thanks for highlighting that!