• <% home.items_in_cart || 0 %>

SWEETHELLA Gula Singkong Cair Murni 100% Original

SWEETHELLA Gula Singkong Cair Murni 100% Original

Variant Capacity <% k.charAt(0).toUpperCase()+k.slice(1) %>
Brand
SWEETHELLA
Market Price
Rp <% 32500.00 | rupiah %>

SWEETHELLA Gula Singkong Cair Murni 100% Original

Hard to find items you want to buy?
Sort
Rp <% item.retail_price | rupiah %> Rp <% item.retail_discount | rupiah %>  
Rp <% item.retail_price | rupiah %>   <% item.retail_discount_percentage %>%
Min. Order <% item.minimum_order %>
SWEETHELLA Gula Singkong Cair Murni 100% Original

Sweettela Gula Singkong Cair Murni 100% Original


Sweettela Gula Singkong Cair Murni 100% Original, Merupakan Gula Singkong Cair (Gula Fruktosa),
Fruktosa tidak meningkatkan asupan makanan atau menaikan berat badan Secara keseluruhan, sebagian besar literatur ilmiah menegaskan keamanan dan
manfaat penggunaan fruktosa. Fruktosa memiliki indeks glikemik rendah dan, tidak seperti gula meja atau HFCS, hal itu tidak menyebabkan kenaikan yang
cepat dan penurunan yang besar berikutnya dalam kadar glukosa darah.

Penelitian yang dirilis tahun lalu oleh Dr Bernadette Marriott, Senior Scientist dan Associate Abt Associates Kepala Sekolah untuk, menemukan bahwa
meskipun konsumsi fruktosa makanan telah meningkat dalam beberapa dekade terakhir, konsumsi fruktosa relatif dibandingkan dengan gula lainnya tetap
konstan.

Gula Singkong Cair ini sangat aman digunakan oleh penderita diabetes, autisma, dan obesitas.

Natural, low calorie, gluten free, low carbohidrat.

Manfaat singkong di bawah ini :

Salah satu sumber terbaik vitamin A
Singkong digelari sebagai makanan super oleh Center for Science in the Public Interest berkat kandungan nutrisinya. Sebutir singkong ukuran sedang
menyediakan lebih dari 200 persen kebutuhan harian akan vitamin A. Vitamin ini muncul dalam bentuk beta karoten, yang memberikan warna kuning oranye
pada ubi. Vitamin A sendiri memberi manfaat untuk penglihatan, kulit, dan tulang. Singkong juga berfungsi sebagai antioksidan, membantu mencegah infeksi
dalam pencernaan, saluran kencing, dan paru-paru. Dalam sebuah studi yang digelar oleh Kansas State University pada tahun 2003, dan dipublikasikan di
The American Society for Nutritional Sciences, ditemukan hubungan antara kekurangan vitamin A dan emphysema (infeksi paru-paru yang menyebabkan kesulitan
bernafas).
Vitamin dan mineral lain
Singkong juga merupakan sumber terbaik vitamin C (sepotong singkong memenuhi 66 persen kebutuhan vitamin C dalam sehari), tembaga, vitamin B6, zat besi,
kalsium, potasium, dan mangaan. Singkong juga kaya serat. Menurut The U.S. Sweet Potato Council Inc., singkong masak yang dimakan beserta kulitnya
menyediakan lebih banyak serat daripada seporsi oatmeal.
Mudah dicerna
Kandungan patinya yang tinggi membuatnya kurang bekerja untuk sistem pencernaan, yang menghilangkan penyebab sakit perut. Seratnya yang tinggi mampu
mencegah sembelit (dan penyebab penyakit perut lainnya). Sedangkan vitamin A, B, C, kalsium, dan potasiumnya membantu meringankan radang perut, dan
masalah sejenis karena manfaat anti peradangannya.
Karbohidrat alternatif untuk yang sedang berdiet
Singkong berukuran sedang yang tidak dimasak mengandung 112 kalori, bebas lemak dan bebas kolesterol, serta rendah sodium. Kandungan ini tentu akan
berubah, tergantung cara Anda memasaknya. Mengukus atau merebus singkong akan memunculkan rasa manisnya yang alami, namun dengan sedikit kalori.
Bisa diolah dengan cara apa saja
Anda mungkin hanya mengenal singkong dalam bentuk singkong goreng (dengan tepung), dan kolak. Padahal, singkong bisa diolah dengan cara apa saja.
Singkong memiliki kadar Glycemic Index (GI) yang rendah, khususnya bila dibandingkan dengan roti putih atau nasi. Skala GI akan menilai makanan
berdasarkan berapa banyak dan seberapa cepat makanan tersebut meningkatkan kadar glukosa dalam darah.

Karena pengaruhnya terhadap gula darah relatif kecil, singkong juga menjadi pilihan yang baik untuk pengidap diabetes yang butuh karbo, namun yang
tidak mempengaruhi kadar insulin. Studi yang digelar oleh University of Vienna, Austria, pada tahun 2003, membuktikan bahwa pengidap diabetes melitus
tipe II yang mengonsumsi singkong dosis tinggi menunjukkan penurunan terbesar resistensi insulin tanpa perbedaan dalam berat badan, atau faktor lain
yang mungkin akan mempengaruhi.

Kini telah muncul Gula Cair dari singkong yang kita kenal dengan gula singkong dan bisa digunakan dalam segala hal.

Saatnya beralih ke gula yang aman bagi kesehatan. Gunakan gula

Sort
There are no reviews for this product
Ralali Quotation
<% productcatalog.result.item_detail.result.name %>
SWEETHELLA Gula Singkong Cair Murni...
Specification see catalog